BADAN PENGELOLA PENDAPATAN DAERAH (BPPD)
PROVINSI JAWA TENGAH

Jalan Pemuda Nomor 1, Semarang 50142, Jawa Tengah, Indonesia
Phone : (024) 3515514, Fax : (024) 3541673, 3569086

SENAM, SEMANGAT DAN HARAPAN BERSAMA PAK GUB DI UPPD SAMSAT SEMARANG III

Monday , 13 - October - 2014 | BPPD

lombasmg3Dalam rangka meningkatkan kinerja para pegawai dilingkungan dinas DPPAD Jateng, Gubernur Ganjar Pranowo, melakukan suntikan mental menyemangati dan memberikan hope (harapan ) kepada para pegawai UPPD Semarang III. Suntikan mental diberikan bertepatan pada hari Jumat, saat senam bersama di halaman Kantor Samsat Semarang III.

Kedatangan Gubernur ke UPPD Semarang III, bukanlah untuk melakukan sidak. Sebaliknya untuk mengajak bergembira yaitu dengan senam sehat bersama para karyawan/karyawati UPPD Semarang III beserta jajaran Kepolisian dan Jasa raharja.

Seperti biasanya, kedatangan Pak Ganjar ke kantor UPPD Samsat dengan naik sepeda gunung. Tiba di Kantor Samsat Semarang III, apel pagi langsung dilaksanakan. Gubernur pun bertindak selaku inspektur upacara.

Pada acara senam sehat tampak sekali Pak Ganjar tidak canggung menirukan gerakan instruktur. Luwes menirukan gaya yang dicontohkan. Usai senam, berbagai menu masakan menyegarkan seperti soto ayam, kacang ijo, pisang godog dan berbagai jajan pasar disediakan untuk dinikmati secara bersama.

Berikan arahan

Usai sarapan bersama, Gubernur menyempatkan diri memberikan suntikan mentalnya. “Pelan-pelan kita upayakan terus melakukan perbaikan diri. Dari perubahan proses pelayanan yang sudah kita lakukan- kini Saya lihat mulai nampak hasilnya. Hal ini bisa dilihat dari akun pengaduan di media sosial. Seperti halnya di twitter. Respon komentar positif tentang pelayanan Samsat diberikan masyarakat seperti di Sragen dan Klaten yang mulai bebas pungli. Adanya komentar itu, Saya senengnya bukan main. Itu yang Saya harapkan,”urainya.

Saya berharap UPPD Samsat Semarang III juga memiliki akun pengaduan di medsos dengan memanfaatkan aplikasi di internet, seperti SMS, Facebook, atau twitter. “Ini semua kan gratis, dan semua orang juga mudah mengaksesnya. Saya berharap ada satu petugas khusus yang menghandle complain ini,” pintanya serius.

Gubernur meminta iklan reklame ajakan membayar pajak kendaraan bermotor untuk diganti yang lebih variatif, disesuaikan temanya. “Jangan Saya yang ditonjolkan-nanti terkesan malah Saya yang minta mereka untuk membayar pajak. Tentu lain kesannya jika kita tampilkan infrastruktur yang memadai adalah hasil dari pajak,”urainya lebih jauh.

Pelayanan membaik

Pak Ganjar juga menyatakan setelah setahun berjalan, kini mulai dirasakan complain di pelayanan samsat perlahan-lahan mulai membaik. “Jika masih ada, lebih karena menyangkut kelambatan plat nopol. Namun karena kita satu atap, tetap mencoba untuk mencari solusi atas kejadian ini”.

Sejak dirinya berkomitmen untuk memberantas pungli, diakuinya complain itu terus berdatangan atas pelayanan publik. Namun setelah kita telusuri, memang banyak yang bukan ranah kita. “Justru itu yang kita inginkan agar komitmen tersebut dapat dibangun bersama-sama dengan Bupati/Walikota se-Jateng.

Kita berharap, kedepan juga ada lomba pelayanan antar Samsat. Lomba ini bagian dari kompetitif antar Samsat. Sehingga kita bisa lihat kepuasan masyarakat saat dilayani di kantor Samsat. Nantinya kita nilai seberapa banyak complain masyarakat, kecepatan, dan lain sebagainya. Dengan begitu kita bisa ukur kepuasan masyarakat dalam membayar pajak KBM.

Ganjar juga menyinggung system On line yang ada di Samsat saat ini kurang praktis, karena wajib pajak masih harus datang ke Samsat. Diharapkan ke depan system On line ini bisa beritegrasi dengan bank. Sehingga masyarakat wajib pajak dalam melakukan penelitian ulang cukup membayar di Bank saja.

Harapan saya dengan pelayanan Samsat yang semakin baik, saya berharap 2 tahun ke depan PAD Jateng naik sangat tinggi. Karena dengan pelayanan yang semakin baik secara timbal balik masyarakat juga sadar dan peduli untuk membayar pajak KBM.

Usai memberikan arahannya, mantan anggota DPR RI ini menyempatkan diri berkeliling kantor Samsat Semarang III, untuk melihat pelayanan secara langsung. Beberapa wajib pajak pun sempat berdialog dengannya seputar pelayanan Samsat di sana. Ada rasa bangga ketika Gubernur Jawa Tengah, yang begitu sibuk tetap mau menyempatkan diri untuk memberikan manufakturing hope kepada para karyawan/karyawati dalam upaya menyemangati kerja keras yang telah dilakukan.

Berita Terkait